Kembali (Allah…Aku rindu engkau….)

29 April 2009 at 4:38 PM (renungan)

ga gampang kembali
tapi tetap begitu juga bukan pilihan yang benar..

manusia pada fitrahnya selalu ingin mencari kebenaran..
semalem dia telepon lagi

seseorang yang saat gue deket di
dia bilang dia cuma batu loncatan

kenapa sekarang dia mengusik hari-hari gue lagi..

godaankah atau ujian?

Ga mau munafik
sulit sekali menjadi putih
di saat duniamu bersembunyi dibalik abu2
padahal sedikit saja kucoba buka tirainya ternyata
hitam

bagi gue sekarang
hidup adalah pemikiran, tindakan, dan perjuangan
bukan hidup tanpa dipikirkan, bukan hidup tanpa memikirkan masa depan, dan bukan hidup tanpa memikirkan kematian

bukan hidup kalau cuma pemikiran
bukan hidup kalo cuma cuap-cuap
bukan hidup
dan Tuhan sangat benci kalo kita cuma bisa cuap-cuap
untuk itu hidup butuh tindakan

dan akhirnya…
hidup ga sampai di situ,,
setiap tindakan pasti ada kendalanya
pasti ada rintangan, godaan, hasrat, dan ambisi

sejauh mana kita yakin ambisi akan tercapai?
sejauh mana kita yakin hasrat akan terpenuhi
sejauh mana kita yakin godaan akan terlewati?
dan sejauh mana kita mau menghapus rintangan?

semua tergantung

sejauh mana kita mau bersabar

perjuangan bukan sehari apalagi sat ini saja

perjuangan butuh keteguhan, kekonsistenan, dan istiqomah

perjuangan butuh azzam yang kuat.

dan untuk godaan macam telepon semalam dari si Dia

lupakan saja hani yang manis…

surga menanti

sungai yang airnya tidak memabukkan menanti

bidadara (bidadari cowok maksudnya) terjaga pandangannya menanti…

Allah…Aku rindu engkau….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: