ringkasan acara tafsir al-Mishbah, Quraish Shihab
Spesial Maulid Nabi Muhammad SAW.
- Al-Bayyinah
Rasulullah SAW merupakan bukti kebenaran Allah. Bukti yang nyata
- Percaya kepada Allah berarti ingin mengetahui apa yang disukai dan tidak disukai Allah lalu menaatinya
- Nabi Muhammad Lahir di Makkah, tanpa ayah (yatim), dan tidak bisa membaca dan menulis. Hal ini sudah ditakdirkan allah. Allahlah yang akan mendidiknya. Sehingga ia dipisahkan dari Ayahnya Abdullah serta Ibunya Aminah (ia disusukan oleh Halimatussa’diyah, di tempat lain, desa lain bukan makkah)
- Kenyataan bahwa orang terdekat Nabi Muhammad meninggal adalah bukti bahwa Allahlah yang akan mengajarinya langsung.
- Tidak semua kegiatan ataupun perilaku yang dilakukan nabi boleh kita ikuti.
- Perilaku Nabi Muhammad ada yang boleh diikuti. ada yang harus diikuti, dan ada yang tidak boleh diikuti.
- Nabi Muhammad sangat Rauf dan rahim terhadap umatnya. Rauf berarti Dia sangat suka memberi sesuai dengan seluruh harta yang beliau miliki. Sedangkan Rahim berarti Nabi sangat suka memberi sesuai dengan apa yang dibutuhkanoleh orang tersebut.
- Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa’ala alihi waashabihi wasallam
- Mengapa orang yang tidak mau mendo’akan Muhammad dengan bershalawat atasnya disebut orang yang paling kikir? Sebab nanti di hari akhir tidak ada manusia lain yang sanggup dan diizinkan oleh allah untuk memberi pertolongan pada manusia lain kecuali Muhammad SAW. Dan.. kawan. kita tak punya apa-apa. kita HANYA ditminta untuk meminta kepada allah supaya rahmat, keselamatan, dan berkah senantiasa tercurah untuk beliau Muhammad SAW.
- Maukah kita????????
- Ingatkah kawan apa yang NABI MUHAMMAD ucapkan menjelang wafatnya beliau…?????????
“Ummati…Ummati.. Beliau khawatir apa yang akna terjadi trhdap umanya kelak.>Nah betapa sayangnya Nabi Muhammad pada kita umatnya. Jadi bershalawatlah. Karena kita tidak bisa membalas jasa-jasanya keculai dengan bershalawat dan terus memperjuangkan bendera islam.
- Nabi Muhammad adalah penyempurna Nabi lain. Dengan mu’jizat al-qur’an yang allah berikan kepadanya.
- Ada seorang penonton yang bertanya, bagaimana pendapat Quraish Shihab mengenai orang yang memimpikan Nabi Muhammad? jawabannya: Mimpi tersebut benar bukan karena tipuan syaithan. Karena syaithan tidak mampu menyerupai Nabi Muhammad SAW.
- Sebagai Muslim dan ingin menjadi Muslim yang Kaffah kita harus dapat meneladani Nabi Muhammad SAW dengan cerdas. Tentunya melalui hadist-hadist yang shahih dan tafsir al-qur’an yang benar.
![Drop Crown.. [ Explore #1 ] Drop Crown.. [ Explore #1 ]](http://static.flickr.com/4059/4231438863_17461115ac_t.jpg)

