from arvin to hany

17 July 2008 at 5:07 PM (Uncategorized)

Oct, 13 2007

ningen wa itsumo ayamacio o motteirunda. Ikura sono ayamachi wa yurusanai to omoisu. Minal aidin wal faizin. kore kara wa onaji ayamachi kurikaesu sasenai

0ct, 18 2007 22:02:12

datashi mashite. hany-dono

Oct, 18 2007 23:45:46

Boku ni totte, hany wa daiji hito desu. Dakara boku wa kanarazu hany o mamorunda

Oct, 18 2007

yakusoku suru boku wa keshite anata o mamoru naranai

Oct, 18 2007

Boku koso. Boku wa itsumo anata no koto kangaete

Permalink Leave a Comment

nyanyi yuu..

17 July 2008 at 4:47 PM (Uncategorized)

KAU TAKKAN HILANG

Sebenarnya ku tak rela meninggalkanmu dengan yang lain
Sesungguhnya sejak saat itu bayangan dirimu
Melekat di hati

Namun kini kau telah pergi
Mungkin cinta tak harus ku miliki

Kau tak kan hilang tak pernah hilang tak pernah hilang meski tlah berhenti kumencoba lupakan dirimu
Kau tak kan hilang tak pernah hilang tak pernah hilang kan selalu terpendam menjadi kenangan

TERSERAH

Jangan kau ganggu hidupku lagi sudah jelas ini yang kau mau
Kau sakiti hati ini tuk kesekian kali Memang kucinta namun tak begini

Dimana arti sebuah kesetiaan Bila hanya dalam kata-kata
Kucoba untuk bertahan namun aku tak sanggup Sungguh tak mampu sayangku

Terserah kali ini sungguh aku takkan peduli
Ku tak sanggup lagi jalani cinta denganmu
Biarkan kusendiri tanpa bayang-bayangmu lagi
Ku tak sanggup lagi
Mulai kini semua terserah

tak sempat terbaca hatiku malah terabai olehku
Lelah ku sembunyi tutupi maksud hati
Yang justru hidup karenamiu
Dan bisa mati tanpamu
Andai saja aku masih punya kesempatan kedua
Patia akan kuhapuskan lukamu menjagamu
Memberimu segenap cinta

Kusadari tak selayaknya slalu penuh kecewa
kau lbih pantas bahagia bahagia karna cintaku
kau bawa bersamamu sebela
Senandung Aksi

Kami ada di sini untuk terus beraksi
Menuntut reformasi yang sedang mati suri
Katanya reformasi nyatanya dagang sapi
Lawan-laan segala korupsi

BURUH TANI

Buruh Tani Mahasiswa Rakyat miskin kota
Bersatu padu tuntut perubahan
Bersatu tekad dalam satu suara
Demi tugas suci yang mulia

Hari-hari esok adalah milik kita
Terciptanya masyarakat sejahtera
Terbentuknya tatanan masyarakat
Indonesia baru tanpa orba

Marilah kawan mari kita wujudkan
Di tangan kita tergenggam arah bangsa
Marilah kawan mari kita dendangkan
Sebuah lagu tentang kebebasan

Di bawah kuasa tirani
Kususuri baris jalan ini
Berjuta kali turun aksi
Bagiku satu langkah pasti

BERDERAP DAN MELAJU

Berderap dan melaju
Menuju Indonesia baru
Singsingkan lengan baju
Singkirkan semua musuh-musuh

Rakyat pasti menang melawan penindasan
Rakyat kita pasti akan menang
Rakyat pasti menang tegak kedaulatan
Rakyat kita pasti akan menang

Permalink Leave a Comment

cinta lagi cinta lagi

17 July 2008 at 4:44 PM (Uncategorized)

satu hal tentang cinta yg tak bisa kamu pungkiri

ketulusan

kesediaan mencintai

keinginan membuat perasaan nyaman dan dimiliki

cinta..

punya kata dan bahasa ekslusif

yang tidak bisa diejawantahkan dengan ekspresi dan emosi apapun

Cinta cuma bisa dihirup

diresapi lewat dingin malam dan rumit rasi bintang

Cinta ada di setiap helaan naps panjang tanda tak kuasa mengelak keadaan

Permalink Leave a Comment

self-up grading

17 July 2008 at 4:26 PM (Uncategorized)

Sungguh, kita tidak akan menemukan kenikmatan dalam beribadah kecuali kita menyiapkan jiwa yang lapang untuk menerimanya dan mengetahui urgensi dari ibadah yang kita lakukan sehingga akan memunculkan kerinduan untuk melakukannya lagi.

“Allahumma Sallimnii ila Ramadhona, Wa Sallim Ramadhona, Wa Sallimhu Minnii Mutaqobbala”

Ya Allah, Selamatkanlah aku ke bulan Ramadhan dan selamatkanlah Ramadhan bagiku dan terimalah Ramadhan itu dariku (HR. Thabrani dan Dailami)

Mahasiswa Departemen Geografi Angkatan 2004

Ketua Bidang 1 Dekade SALAM UI

“Setiap pribadi muslim harus menyadari bahwa dirinya hanya bisa sebagai seorang muslim yang kaffah bila memiliki jiwa melayani (stewardship) dalam kehidupannya. Ada semacam keterpanggilan yang teramat suci untuk mengislamkan kehidupannya dan menghidupkan nilai-nilai keislamannya” (KH. Toto Asmara).

Permalink Leave a Comment

12 juli

14 July 2008 at 10:42 AM (Uncategorized)

Senandung Hati

July, 12 2008

 

Aku merindukanMu Ya Allah

 

Bandara tempat berpisah dan bertemu

Berjuta rasa ada disini

Aku ingin seperti anak itu yang berteriak

Memanggil ibunya

Subhanallah, Betapa begitu besar cinta yang Kau anugrahi untuk kami

 

12 Juli berlalu

Tanoa air mata atau tawa ceria

Seperti awan yang tak dipuja

Permalink Leave a Comment

terlalu dini

14 July 2008 at 10:40 AM (Uncategorized)

ME

Terlalu dini

Untuk katakana mawar akan mekar esok hari

Untuk pastikan hujan kan jatuh walau kilat dan petir sudah saling bertemu rupa

Semua terlalu dini..Begitu dini

Tak kan mudah katakan putih

Saat kamu berada dalam susu putih

Lalu jadilah asap yang ingin terus munafik

Permalink Leave a Comment

andai aku bisa

8 July 2008 at 4:47 AM (Uncategorized)

Permalink Leave a Comment

ical..

7 July 2008 at 8:25 AM (Uncategorized)

Ak♥u

Aku

Aku memulainya dengan aku…

Tanpa maaf dan permisi

 

Kurajut perlahan dan merdu

Getar dan rasa itu menyelundup masuk

 

Kubiarkan sentuhannya meniduriku

Kuhirup lembut aroma menawan wajah teduhnya

Kulepas gelisah dan asaku seiring hujan mereda

 

Huhhfff…….

Cinta…

Cantik merindu

Wangi hujan, resap tanah setelahnya..

Angin dingin di atas mesin

Sungguh adakah nanti yang bisa mengganti

Kenyamanan itu?

Adakah nanti yang bisa menyamai

Kelembutan itu?

 

Cinta..

Adakah hatimu mendengar ini?

 

Aku

Aku memulainya dengan aku…

Tanpa maaf dan permisi

 

Kurajut perlahan dan merdu

Getar dan rasa itu menyelundup masuk

 

Kubiarkan sentuhannya meniduriku

Kuhirup lembut aroma menawan wajah teduhnya

Kulepas gelisah dan asaku seiring hujan mereda

 

Huhhfff…….

Cinta…

Cantik merindu

Wangi hujan, resap tanah setelahnya..

Angin dingin di atas mesin

Sungguh adakah nanti yang bisa mengganti

Kenyamanan itu?

Adakah nanti yang bisa menyamai

Kelembutan itu?

 

Cinta..

Adakah hatimu mendengar ini?

 

 

 

Permalink Leave a Comment

Cinta

3 July 2008 at 6:17 AM (Uncategorized)

DEWI LESTARI

Dee… Supernova “PETIR”

Sepercuma buang garam ke laut

Sesalah buang gula ke teh hijau

Dan cinta tak butuh aksara

 

 

 

Celana basket dan kaos oblong

Bulir keringat men-defrag otak, sengalan napas, bantal bulu angsa…

Kepada sang bantal ia menitik..

 

 

Sikap eskapis, pil melatonin,  peru Lima , Cuzco

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ME

Aku ingin melihat bunga mekar

Matahari tenggelam

Ingin tidur di bawah langit terang beralaskan putih pasir pantai

Dan mencoba menghitung bintang sampai tertidur

Terkalahkan oleh rasa kantukku sendiri

Diiringi irama desah napasmu di pipiku

 

Aku ingin makan pecel ayam plus terasi dan dua porsi nasi uduk

Di tengah dinginnya hawa hutan pinus..

Ditemani kamu

 

Aku ingin mengarungi jeram Amazone

Teriak

merasakan deras airnya yang membuat “kapal” kita menabrak batu kali

 

Aku ingin duduk di satu taman kota,

Yang di sekelilingnya ada bunga sakura yang berguguran

Di bawah pohon sakura itu aku duduk bersamamu

Sambil minum vanilla float..

Berbicara dalam bahasa jepang..

Menggenggam dengan cinta..

Membayangkan waktu berhenti

 

 

 

 

 

 

 

 

ME

Andai cinta itu es krim

Tak kan kusisakan secuil pun buihnya di pinggir-pinggir bibirku

 

 

ME

Dalam gelap yang sesungguhnya

Aku mendamba terang

Aku tak ingin dan tak bisa lakukan apapun

 

 

Caranya menuangkan air ke bibir begitu menggugah

 

ME

Cinta..mungkin adalah

Waktu yang terdiam membuatmu pasrah dijerat

Bumi yang rotasinya terbalik karena keringat pun rela kau jilat

Jalan yang panjang

Laut yang berombak yang mencium pasir dengan nafsu

 

Cinta adalah nyawa dalam segala tujuan

Napas delam serpihan permintaan yang kadang tersimpan

Tercuci tak sengaja air sabun hilang

Cinta harus dirasa dimanja tak pernah bisa berdiri sendiri

 

Cinta harus berdiri didera angin, dipayungi hujan dan diselimuti terik matahari

Cinta harus mengerti nyiur lebih suka di pantai dan tembakau lebih suka di air tawar

 

Cinta akan mengerti

Belajar bagaimana mengerti

Diamkah?

Merangkak?

Berjalan, berlari, melesat atau hanya berbaring?

 

 

Tapi yang utama

Cinta tak pernah bermimpi.

 

 

ME

Cinta yang indah

Di awali dengan bismillah

Dihiasi dengan subhanallah

Di temani dengan masya allah

Di insyafi dengan astaghfirullah

Dinikmati dengan alhamdulillah

Dan diakhiri dengan inna lillahi wa inna ilahi raaji’uun.

 

 

 

Allah ciptakan surga dan neraka

Kanan dan  kiri

Atas dan bawah

Depan dan belakang

Malaikat dan iblis

Tangan dan kaki

Punggung dan dada

Barat dan timur

Utara dan selatan

Dua gelambir paru-paru

Dua serambi dan dua bilik jantung

Dan allah ciptakan aku dan kamu

 

ME

Biar dalam diam aku menyanyi, berpikir, berintuisi dan berjalan sesuai arah darahku mengalir

 

Dia tampan tak pernah berbeda dari pertama aku melihatnya..

Cappucone-nya..

Begitu lelaki.

Begitu maskulin

Begitu menggugahku untuk memiliki napasnya

 

Dia tampan walau kadang terlihat sampah di pagar tubuhnya

Aku mengenali dia dari baunya

 

ETSA OKTIANA INDAH ANDRIANI

Aku ingin dilumuri es krim, susu coklat dan karamel..

Aku ingin bercampur dengan terigu, mentega, coklat, gula dan crispy

Bukan hanya sekejap merasakan itu semua

Aku ingin larut dan bersembunyi dalam aliran darahmu seperti opium

Lalu melebur bagai amoeba

Merambati hatimu bagai pokok anggur

Namun nyatanya aku hanyalah aku yang ada dan semu..

Diam..

Kaku dan melebur dalam semua yang kurasa..

Hanya untuk bahagiakanmu

Setidaknya aku pernah merasa seperti sinar itu ketika kau bawa mengangkasa

lalu membelah malam

Itu cukup

Karena aku tahu, aku hanyalah abstrak

Sebuah gambar yang tak pernah sempurna

 

ME

Tangannya menciumi bibir gelas

Satu sloki wine yang sudah tak terhitung gelas keberapa

Matanya nanar

Bibirnya kering

Tak terbiasa dengan asap rokok

Jantungnya begitu cepat kontraksi dan relaksasi

Telapak kaki kirinya diketuk-ketukkan ke lantai tanda hatinya bagai mesin mobil balap yang sedang dalam posisi start

Sejujurnya tinggal menuggu waktu

Kapan nanar itu berubah menjadi telaga abadi

Saat denting sloki terburai sia-sia

 

Tapi

Saat itu mungkin tak kan pernah datang

Karena sampai detik ini ia tetap mengelus sloki

Bertahan dengamn bingar suasana yang begitu paradoks

 

Tetap cuma berani menghisap super dan menanar matanya tanpa katakan apapun

Tanpa ciptakan telaga apapun

Sloki akan tetap tercium mesra tangannya

Dan walaupun cuma hak sepatu..

Ia tetap bisa dendangkan nada-nada ungu dalam raganya

 

Karena..satu cerita

Satu cerita di café ungu muda

Yang hidup dalam putih jiwanya

Yang berhias gelang kaki yang menawarkan sebagian tubuhnya

Yang selalu bersedia berdiri

Walau duri-duri terus ada

 

Untuk dia..

 

 

ME

Terlalu dini

Untuk katakana mawar akan mekar esok hari

Untuk pastikan hujan kan jatuh walau kilat dan petir sudah saling bertemu rupa

Semua terlalu dini..Begitu dini

Tak kan mudah katakan putih

Saat kamu berada dalam susu putih

Lalu jadilah asap yang ingin terus munafik

 

MELLY GOESLAW

Antara yang sama ada beda

Rasaku merindu rindu beda

Dunia pun tertawa melihat aku beda

Karena aku beda

Aku memang beda

 

Cahaya tertangkap cahaya yang beda

Cintaku yang ku punya cinta beda

Kutunjukkan dengan hati ku buka telingamu ku buka matamu

Lihat aku beda

 

Chorus :

Cepat kau tangkap aku

Berlari dan peluklah aku

Kumanjakanmu dengan semua yang aku punya

 

Selagi ada aku tak ada yang lebih berbeda

Akulah yang lebih berbeda

Akulah yang paling berbeda

Hanya untukmu

 

 

Memang beda

 

 

Arsenius Maria Damar Gumilang

Mencoba tuk mengerti mengapa

 

Hmm..

Udara hangat berlari dari kegelapan

Sesak gerah sepi

Sejuta pandangan kosong

Apa yang harus kuraba?

Merapat menuju segara atau berlayar mencari arti hidup

Entah apapun anganku melangkah menderu

Ku tetap beku tak beranjak

Inderaku mengkerut bersapa tangisan

Menyapu kerikil perih selalu bertakjub

Menyeret sampan untuk menyapa sepiku

Tapi berdiri pun mataku segan

Hendak kau mendekat

Jangankan nafsumu membuyarkan semua jenuhku

MERAH PUTIH

Ataupun hitamkan noda pada seberkas asaku

Mampukah semua melekukan bahtera semuku?

Tendanglah mendung kelabu yang mengolokmu

Hempaskan perlahan  rantai besi penjara

Dan percayalah

Jiwamu kan menengadah dalam gemuruh

Menyangsikan titisan sangkakala

 

PUISI SUBUH

Sayup subuh mengalun

Seang aku..

Kala itu dimanjai angin

Tubuhku lelah, mataku bosan cahaya lampu

Aku melewatkan satu pertemuan itu lagi

Subuh-subuh berlalu

Aku tetap biru dan mengalun merasa mesra

Kadang daun bicara, kucing menatapku hina

 

Oh Tolong Aku..

Adakah waktunya aku masih Kau lihat?

 

 

 

 

AHMAD FAISAL

Ini kali tidak ada yang mencari cinta di antara gudang rumah tua

Pada cerita tiang serta temali

Kapal perahu tiada berlaut

Menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut

Hati seorang  gadis yang gelisah dan sepi

Menunggu kabar dari sang kenari

 

AHMAD FAISAL

Baik-baik ku akan menghadapi dia

Menyerahkan diri dengan segala dosa

Tapi jangan tantang aku

Nanti darahku jadi beku

Ragapun kaku terbujur hina

 

Qur’an Surat Thahaa ayat 25 – 34

Berkata Musa : “ Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku

Dan mudahkanlah untukku urusanku

Dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku (Nabi musa cadel)

Supaya mereka mengerti perkataanku

Dan jadikanlah untukku seorang pembantu dari keluargaku (yaitu) Harun, saudaraku

Teguhkanlah dengan dia kekuatanku

Dan jadikanlah dia sekutu dalam urusanku

Supaya kami banyak bertasbih kepada Engkau

Dan banyak mengingat Engkau

 

Qur’an Surat Al-Hajj ayat 11

Dan di antara manusia ada orang yang menyembah Allah dengan berada di tepi maka jika ia memperoleh kebajikan, tetaplah ia dalm keadaan itu dan jika ia ditimpa bencana berbaliklah ia ke belakang. Rugilah ia di dunia dan di akhirat. Yang demikian itu adalah kerugian yang nyata.

 

Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur

Seakan-akan mereka suatu bangunan ayng tersusun kokoh

 

Sesungguhnya Allah lunak dan tenang

Dia suka pada ketenangan dalam setiap urusan

( Hadist Riwayat Bukhari Muslim)

 

 

DAVID

A friend is

A push when you stop

A world  when you lonely

A guide when you searching

A smile when you sad

A song when you glad

 

Thanks for being my friend

 

 

AHMAD FAISAL

Pertemuan yang kuimpikan kini jadi kenyataan

Pertemuan yang kudambakan ternyata bukan khayalan

Sakit karena perpisahan kini telah terobati

Kebahagiaan yang hilang kini kembali lagi

Alangkah bahagianya pertemuanku kali ini

Setelah berpisah sekian lama

Sampai akhir nanti selalu bersama

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Permalink Leave a Comment